Breaking News

Seseorang yang mempelajari dan menuliskan tentang masa lalu lebih dikenal sebagai seorang sejarawan. dalam hal ini, sejarawan harus memahami konsep sinkronik dalam sejarah. konsep sinkronik diterapkan dengan cara…

Seseorang yang mempelajari dan menuliskan tentang masa lalu lebih dikenal sebagai seorang sejarawan. dalam hal ini, sejarawan harus memahami konsep sinkronik dalam sejarah. konsep sinkronik diterapkan dengan cara…

Konsep Sinkronik diterapkan dengan cara berpikir meluas dalam ruang dan menyempit dalam waktu.

Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut.

Sejarah ialah sebuah ilmu yang disusun dari hasil penyelidikan-penyelidikan mengenai peristiwa masa lalu yang benar-benar terjadi dan berisi segala kegiatan manusia. Dalam sebuah kajian sejarah, tentunya para sejarawan memerlukan cara berpikir, dan dalam sejarah terdapat dua cara berpikir yakni diakronik dan sinkronik.

Cara berpikir sinkronik secara sederhana ialah meluas dalam ruang, artinya dalam kajian sejarah diperlukan suatu pengetahuan yang menyeluruh yang berkaitan dengan peristiwa masa lampau, misalkan saja suatu peristiwa yang terjadi pada manusia dikaji dari segi ekonomi, sosial, psikologis dll. Berpikir sinkronik lebih banyak digunakan oleh ilmu sosial lainnya, hal tersebut dikarenakan tidak terlalu mengutamakan dimensi waktu, tentunya hal yang sangat penting dalam ilmu sejarah.

Dengan demikian, Konsep Sinkronik diterapkan dengan cara berpikir meluas dalam ruang dan menyempit dalam waktu.

Semoga membantu ya 😊

Baca Juga :  Golongan psikotropika yang tidak digunakan sebagai pengobatan karena berpotensi menimbulkan ketergantungan adalah