Hasil penyulingan yang titik didihnya paling tinggi adalah

Hasil penyulingan yang titik didihnya paling tinggi adalah

Haloo kak ^^ Jika yang kakak maksud adalah penyulingan (distilasi) pada minyak bumi yang memiliki titik didih paling tinggi, maka jawaban yang tepat adalah pada fraksi kelima (rantai karbon C19-C35) pada suhu >350℃ dan jika diolah lebih lanjut akan menghasilkan residu pada suhu >500℃ yang berupa residu.

Pengolahan minyak bumi dilakukan dengan distilasi bertingkat, yaitu distilasi berulang-ulang yang didasarkan pada perbedaan titik didih. Berdasarkan perbedaan titik didih, diketahui terdapat 5 fraksi minyak bumi yaitu:
1. Fraksi pertama menghasilkan gas LPG atau hidrokarbon dengan rantai karbon C1-C4 pada suhu <20℃.
2. Fraksi kedua menghasilkan bahan bakar (nafta) seperti bensin (premium) dengan rantai karbon C4-C12 pada suhu 20℃-200℃.
3. Fraksi ketiga menghasilkan kerosin (minyak tanah) dan avtur (bahan bakar pesawat jet) dengan rantai karbon C12-C18 pada suhu 175℃-325℃.
4. Fraksi keempat menghasilkan solar dengan rantai karbon C14-C19 pada suhu 250℃-400℃.
5. Fraksi kelima menghasilkan oli dengan rantai karbon C19-C35 pada suhu >350℃ dan jika diolah lebih lanjut akan menghasilkan residu pada suhu >500℃ yang dapat digunakan sebagai aspal dan lilin.

Berdasar penjelasan tersebut, maka hasil penyulingan pada titik didih tertinggi adalah fraksi kelima (rantai karbon C19-C35) pada suhu >350℃ dan jika diolah lebih lanjut akan menghasilkan residu pada suhu >500℃ yang berupa residu.

Baca Juga :  4/x² = x²/4