Tanaman mangga berbuah besar berasa asam (GGJJ) yang disilangkan dengan mangga berbuah kecil berasa manis (ggjj) menghasilkan F1 (GgJj) dengan fenotipe berbuah besar berasa asam. Jika F1 disilangkan dengan sesamanya, dihasilkan F2 dengan perbandingan fenotipe dan genotipenya! *

Tanaman mangga berbuah besar berasa asam (GGJJ) yang disilangkan dengan mangga berbuah kecil berasa manis (ggjj) menghasilkan F1 (GgJj) dengan fenotipe berbuah besar berasa asam. Jika F1 disilangkan dengan sesamanya, dihasilkan F2 dengan perbandingan fenotipe dan genotipenya! *

Perbandingan fenotipenya adalah besar asam (9) : besar manis (3) : kecil asam (3) : kecil manis (3), dan perbandingan genotipe nya adalah GGJJ (1) : GGJj (2): GgJJ (2) : GgJj (4) : GGjj (1) : Ggjj (2) : ggJJ (1) : ggJj (2) : ggjj (1).

Pada soal, persilangan yang terjadi melibatkan 2 sifat yaitu ukuran dan rasa buah mangga, sehingga persilangan ini termasuk persilangan dihibrid. Persilangan dihibrid adalah persilangan dengan dua sifat beda atau lebih. Maksudnya adalah pada persilangan ini, kita memperhatikan dua sifat yaitu ukuran dan rasa buah mangga.

Pada soal terjadi persilangan antara mangga berbuah besar berasa asam (GGJJ) yang disilangkan dengan mangga berbuah kecil berasa manis (ggjj) menghasilkan F1 (GgJj) dengan fenotipe berbuah besar berasa asam. Jika F1 disilangkan dengan insesamanya, diagram persilangannya adalah sebagai berikut.

Tanaman mangga berbuah besar berasa asam (GGJJ) yang disilangkan dengan mangga berbuah kecil berasa manis (ggjj) menghasilkan F1 (GgJj) dengan fenotipe berbuah besar berasa asam. Jika F1 disilangkan dengan sesamanya, dihasilkan F2 dengan perbandingan fenotipe dan genotipenya! *

Baca Juga :  Apa yang dimaksud dengan teori ksatria