Breaking News

Pada tahun 1870 pemerintah belanda memberlakukan undang undang agraria. kebijakan pemerintah belanda ini bertujuan….

pada tahun 1870 pemerintah belanda memberlakukan undang undang agraria. kebijakan pemerintah belanda ini bertujuan….
a. melarang pihak swasta menyewa tanah di indonesia
b. membatasi luas tanah akan difungsikan sebagai perkebunan
c. melindungi hak milik petani atas tanahnya dari penguasaan modal swasta
d. mengakomodasi kepentingan pemerintah untuk memonopoli tanah perkebunan

Jawaban: C

Untuk lebih jelasnya, yukk pahami penjelasan berikut ini.

Pelaksanaan sistem tanam paksa diprotes oleh kalangan liberal dalam Parlemen Belanda. Sistem ini dianggap tidak manusiawi dan hanya memberikan penderitaan bagi rakyat di tanah jajahan. Kritik ini merubah kebijakan Belanda yakni diterapkannya politik pintu terbuka melalui pengesahan UU Agraria dan UU Gula pada 1870. Undang-Undang ini mengijinkan pihak swasta untuk menanamkan modalnya di wilayah Hindia Belanda. Selain itu, Undang-Undang ini juga melindungi hak milik petani atas tanahnya dari penguasaan pihak swasta

Dengan demikian, jawaban yang benar adalah opsi C. melindungi hak milik petani atas tanahnya dari penguasaan modal swasta

Baca Juga :  Teks 1 Pada peristiwa yang lain, Tikus jatuh sakit, lalu Ikan datang menjenguknya. Ikan menyapa tikus. Katanya, "Hai teman, mengapa engkau kelihatan sangat payah?" Tikus menjawab, "Sekarang saya menderita sakit keras." Ikan melanjutkan pertanyaannya, "Apa obatnya?" Tikus menjelaskan bahwa obatnya sangat sulit didapat. Ikan menjawab, ia ingin membalas jasa Tikus yang telah menolongnya dahulu. Melihat kesungguhan hati Ikan akan menolongnya, maka berkatalah Tikus, "Obat yang saya butuhkan itu adalah telur ayam." Teks 2 "Hai, Kerbau, sebenarnya badan kamu cukup besar lagi bertanduk. Tidak ada yang bisa melawanmu, tetapi mengapa kamu membiarkan hidungmu dicocok dan ditarik oleh manusia?" tanyaku pada Kerbau. Kerbau menjawab, katanya, "Sebenarnya manusia itu pintar dan berakal, pemikirannya tidak terjangkau dan tidak ada yang dapat menyamainya" "Cobalah panggil manusia itu supaya dapat saya melihat dan menyaksikan kemampuan dan kebolehannya," kataku menantang. Perbedaan penyajian kedua teks tersebut adalah