Breaking News

Perhatikan pernytaan di bawah ini! 1) Tekanan parsial oksigen tinggi 2) Kadar oksigen yang rendah 3) Kadar oksigen yang tinggi 4) Memiliki penyakit asma Ketika kita mendaki gunung, seringkali kita megalami kesulitan untuk bernapas menjadi tinggi, pusing, dan mual. Hal ini dapat disebabkan oleh….

Perhatikan pernytaan di bawah ini!
1) Tekanan parsial oksigen tinggi
2) Kadar oksigen yang rendah
3) Kadar oksigen yang tinggi
4) Memiliki penyakit asma
Ketika kita mendaki gunung, seringkali kita megalami kesulitan untuk bernapas menjadi tinggi, pusing, dan mual. Hal ini dapat disebabkan oleh….
a. 1) dan 2)
b. 2) dan 4)
c. 3) dan 4)
d. 4) dan 1)

Jawaban yang benar adalah B, yaitu 2 dan 4.

Semakin tinggi suatu tempat maka tekanan akan semakin rendah dan kandungan oksigen akan berkurang, seperti di pegunungan. Akibatnya jika kita mendaki gunung sering mengalami kesulitan untuk bernapas bahkan sesak napas, kepala menjadi pusing dan mual-mual.

Berikut penyebab kesulitan untuk bernapas ketika mendaki gunung:
1. Oksigen yang rendah di daerah pegunungan akibat ketinggian suatu tempat.
2. Gangguan pernapasan seperti asma juga rentan terkena sesak napas akibat suhu udara di ketinggian yang cenderung dingin.
3. Tubuh melakukan aktivitas yang berat menyebabkan frekuensi pernapasan terlalu tinggi hingga menimbulkan sesak napas.
4. Tekanan parsial oksigen di udara yang rendah mengakibatkan hipoksia atau kadar oksigen dalam darah rendah sehingga menimbulkan sesak napas.

Oleh karena itu, ketika kita mendaki gunung, seringkali kita megalami kesulitan untuk bernapas menjadi tinggi, pusing, dan mual. Hal ini dapat disebabkan oleh kadar oksigen yang rendah dan memiliki penyakit asma.

Baca Juga :  Titik potong garis y =2×-4dengan sumbu Y adalah ​