Breaking News

Sebanyak 0,74 g Ca(OH)2 dilarutkan dalam air hingga volumenya 100 cm^3. Kemudian 10 cm^3 larutan tersebut diencerkan dengan 90 cm^3 air. Hitung pH larutan setelah pengenceran …

Sebanyak 0,74 g Ca(OH)2 dilarutkan dalam air hingga volumenya 100 cm^3. Kemudian 10 cm^3 larutan tersebut diencerkan dengan 90 cm^3 air. Hitung pH larutan setelah pengenceran …
(A) 13 + log 2
(B) 13 + log 1
(C) 12 + log 2
(D) 12 + log 1
(E) 11 + log 2

Jawaban yang benar adalah C.

Pengenceran merupakan proses menurunkan konsentrasi suatu larutan dengan cara menambahkan pelarut (biasanya air) ke dalam larutan tersebut. Adapun persamaan yang digunakan dalam proses pengenceran adalah sebagai berikut.

M1 V1 = M2 V2

keterangan:
M1 = konsetrasi larutan mula-mula
V1 = volume larutan mula-mula
M2 = konsetrasi larutan setelah pengenceran
V2 = volume larutan setelah pengenceran

1) Menghitung konsentrasi Ca(OH)2 mula-mula

n = m/Mr
n = 0,74 g/74 g mol^-1
n = 0,01 mol

1 cm^3 = 1 ml

M = n/V
M = 0,01 mol/100 ml
M = 0,01 mol/0,1 L
M = 0,1 M

2) Menghitung konsentrasi Ca(OH)2 setelah pengenceran

V2 = V1 + V air yang ditambahkan
V2 = 10 ml + 90 ml = 100 ml

0,1 M x 10 ml = M2 x 100 ml
M2 = 0,01 M

3) Menghitung pH larutan setelah pengenceran

Ca(OH)2 tergolong sebagai basa lemah. Basa lemah merupakan basa yang terurai sempurna di dalam air. Adapun rumus yang digunakan untuk menghitung pH basa kuat adalah sebagai berikut.

[OH-] = Mb x b
pOH = -log [OH-] pH = 14 – pOH

Reaksi ionisasi Ca(OH)2 dalam air adalah sebagai berikut.

Ca(OH)2 -> Ca2+ + 2OH-

valensi basa (jumlah ion OH-) = 2

[OH-] = 10^-2 x 2 = 2 x 10^-2
pOH= 2 – log 2
pH = 12 + log 2

pH larutan setelah pengenceran adalah 12 + log 2.

Baca Juga :  Volume gas oksigen pada 0°C, 1 atm adalah 9 L. Volume gas tersebut pada tekanan 2 atm dan 127°C adalah ... (R = 0,08 L.atm mol^−1 K^−1)