sebuah balok bermassa 10 kg dilepaskan dari puncak bidang miring yang mempunyai sudut kemiringan θ (tan θ = 4/3) terhadap bidang horizontal. koefisien gesekan kinetik antara balok dan bidang miring sebesar 0,1. jika g = 10 m/s2, maka berapakah jarak yang ditempuh balok setelah meluncur selama 10 s?

sebuah balok bermassa 10 kg dilepaskan dari puncak bidang miring yang mempunyai sudut kemiringan θ (tan θ = 4/3) terhadap bidang horizontal. koefisien gesekan kinetik antara balok dan bidang miring sebesar 0,1. jika g = 10 m/s2, maka berapakah jarak yang ditempuh balok setelah meluncur selama 10 s?
A. 3,7 m
B. 7,4 m
C. 37 m
D. 74 m
E. 84 m

sebuah balok bermassa 10 kg dilepaskan dari puncak bidang miring yang mempunyai sudut kemiringan θ (tan θ = 4/3) terhadap bidang horizontal. koefisien gesekan kinetik antara balok dan bidang miring sebesar 0,1. jika g = 10 m/s2, maka berapakah jarak yang ditempuh balok setelah meluncur selama 10 s?

Jawaban yang benar untuk pertanyaan tersebut adalah 370 m.

Diketahui:
m (massa) = 10 kg
θ (sudut kemiringan) = 53° karena tan 53° = 4/3
μk (koefisien gesek kinetik) = 0,1
g (percepatan gravitasi) = 10 m/s^2
t (waktu) = 10 s
Ditanya: s
Jawab:
Konsep yang digunakan dalam menjawab soal ini adalah persamaan hukum II Newton pada bidang miring dan gerak lurus berubah beraturan (GLBB). Pertama, cari percepatan benda dengan persamaan hukum II Newton
F = ma
mgsin53°- μkmgcos53° = ma
a = gsin53° – μkgcos53°
a = 10 x 0,8 – 0,1 x 10 x 0,6
a = 8 – 0,6
a = 7,4 m/s^2
Kemudian, dengan persamaan GLBB:
s = (1/2)at^2
s = (1/2) x 7,4 x 10^2
s = (1/2) x 7,4 x 100
s = 370 m

Maka, jarak yang ditempuh balok setelah 10 s adalah 370 m.

Baca Juga :  Pada abad ke-5 masyarakat indonesia sudah mendapat pengaruh agama hindu. ini dibuktikan dengan adanya ....