Pasangan asam-basa dan indikator yang digunakan berturut-turut adalah….

Berikut data beberapa indikator dan trayek pH-nya serta kurva hasil titrasi asam-basa.

Pasangan asam-basa dan indikator yang digunakan berturut-turut adalah….
a. NaOH-HCI, fenolftalein
b. NH4OH-HCl, metil merah
c. HCl-NH4OH, metil merah
d. NH4OH-HCl, bromtimol biru
e. CH3COOH-NaOH, fenolftalein

Pasangan asam-basa dan indikator yang digunakan berturut-turut adalah....

jawaban yang benar dari pertanyaan tersebut adalah B.

Agar lebih jelas, simak pembahasan berikut yaa 🙂

Titrasi adalah suatu prosedur yang digunakan untuk mengetahui konsentrasi suatu zat dengan cara mereaksikannya dengan sejumlah zat lain yang telah diketahui konsentrasinya. Pada kurva titrasi tersebut, pH awal larutan berada di atas 7 dan tidak mendekati pH 14, artinya larutan awal bersifat basa lemah. Kemudian pH turun seiring bertambahnya volume asam, asam yang digunakan adalah HCl (terlihat pada keterangan kurva). Titik ekuivalen adalah titik ketika mol ekuivalen basa yang bereaksi sama dengan mol ekuivalen asam yang bereaksi. Pada kurva titik ekuivalen ditunjukkan berada di pH mendekati 5. Indikator asam basa digunakan untuk menunjukkan perubahan warna pada pH tertentu. Fungsi penambahan indikator pada titrasi asam basa adalah untuk menentukan kapan proses titrasi dihentikan, yaitu saat terjadi perubahan warna. Oleh sebab itu, indikator yang digunakan sedapat mungkin memiliki rentang pH mendekati titik ekuivalen. Metil merah memiliki rentang pH 4,2 – 6,3 sehingga penggunaan indikator ini dapat mengamati perubahan warna saat mencapai titik ekuivalen.

Jadi, pasangan asam-basa dan indikator yang digunakan berturut-turut adalah NH4OH – HCl, metil merah.

Daftar isi